Al-Amien Prenduan, TMI- Rapat Kerja dan Konsolidasi Fungsionaris TMI Al-Amien Prenduan dimulai sejak hari Rabu (13/04), dengan tema Memantapkan Sistem, Menuju TMI Al-Amien Prenduan yang Unggul.

KH. Dr. Ghozi Mubarok, M.A., Pengasuh Ma’had TMI, bercerita di hadapan para peserta rapat, tentang upaya-upaya yang pernah dilakukan oleh para masyaykih, para muassis Pondok yang semasa hidupnya menulis pedoman-pedoman yang hingga saat ini menjadi panduan bagi kerja pendidikan di TMI.

“Kita bayangkan betapa bersyukurnya kita, para masyaykih, para muassis, sempat mendokumentasikan banyak hal, sempat menulis pedoman-pedoman yang sampai sekarang kita jadikan pedoman, saya membayangkan kalau sampai hari ini kita tidak punya, pedoman-pedoman tertulis itu, yang sebagian besar ditulis oleh (alm) KH. Muhammad Idris Djauhari,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kiai Ghozi berharap bahwa hal ini bisa menjadi upaya atau langkah-langkah besar yang dilakukan TMI untuk selalu melahirkan inovasi-inovasi positif dalam proses pendidikan di TMI.

“Nah, kita berharap, apa yang kita lakukan ini, adalah bagian dari inovasi-inovasi positif, konstruktif, dan tentunya punya peran yang besar bagi upaya kita untuk memajukan dan menyempurnakan proses pendidikan kita di TMI,” harap Kiai Ghozi.

Baca Juga: Tutup Kesyukuran 50th TMI, Gelar TMI Award dan Umumkan Jawara STB Nasional Tahun 2022

Tak hanya itu, dirinya juga meyakini bahwa pentingnya stabilitas yang harus dimiliki oleh sistem pendidikan di TMI.

“Saya juga meyakini bahwa kita perlu stabilitas itu, kita perlu sesuatu yang stabil sehingga hal-hal yang itu tidak perlu kita pikirkan, kita jalankan saja, kalau bagian-bagian yang konseptual sudah kita rampungkan, tinggal kita jalankan enak sekali kerja kita itu, sehingga energi yang kita punya bisa kita curahkan untuk kepentingan pengembangan dan kepentingan penyempurnaan,” tambahnya.

Selain itu, Pengasuh Ma’had TMI juga berharap melalui acara ini bisa menjadi upaya TMI menjadi lembaga pendidikan yang sudah mempunyai orientasi, tujuan dan pencapaian yang jelas.

“Harapanya, TMI ini nanti bisa lebih autopilot, jadi kalau pesawat itukan ada autopilot, tinggal klik tujuanya kemana, tapi tidak sepenuhnya autopilot, tetapi pada bagian-bagian tertentu dari kerja- kerja kita di TMI kita pikirkan, kita perdebatkan lagi, sudah jelas, tinggal jalan saja kita sudah tahu tujuannya dimana, tinggal melangkah kesana,” ungkapnya.   

Rapat Kerja dan Konsolidasi yang berlangsung di Meeting Hall tersebut, akan berlangsung mulai tanggal 13-22 April dengan berbagai rentetan agenda kegiatan, diantaranya penyusunan pedoman (Penyusunan Job Description, Penyusunan Kalender Pendidikan, Penyusunan Target Pencapaian, Penyusunan Rencana Anggaran dan Belanja, Penyusunan Struktur Kurikulum & Blue Print Guru Pengajar) sosialisasi pedoman, hingga konsolidasi dan finalisasi pedoman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.