Makna Bhinneka bagi Santri Al-Amien Prenduan

“Bhinneka berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Satu nusa, satu bahasa, satu negara, satu bangsa Indonesia. Sama seperti pondok kita. Ada lembaga TMI, Tahfidz, IDIA, Salafy, Ponteg, Al-Amien 1. Meskipun banyak lembaga, tetapi kita tetap satu, santriwati Al-Amien Prenduan.”

K. Drs. Suyono Khatthab

Puncak dari serentetan acara untuk memeriahkan apel tahunan 2018 jatuh pada malam ini (25/9). Usai terkumpulnya seluruh nilai yang diperoleh oleh masing-masing konsulat pada saat parade dan kontes Putri Bhinneka tahun 2018 oleh tiap KORDA (Red, Koordinator Daerah), hasil dari jerih payah para santriwati akan dibacakan pada malam puncak acara penutupan.

Acara tersebut dimulai sekitar pukul 19.45 WIB lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya. Pada malam itu, K. Drs. Suyono Khatthab turut hadir untuk memberikan sambutan dan apresiasi atas berjalan lancarnya seluruh rentetan acara apel tahunan hingga detik ini. Dalam sambutannya beliau sangat berterima kasih dan mengucapkan selamat kepada para pemenang di parade konsulat dan kontes Putri Bhinneka.

“Bhinneka berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Satu nusa, satu bahasa, satu negara, satu bangsa Indonesia. Sama seperti pondok kita. Ada lembaga TMI, Tahfidz, IDIA, Salafy, Ponteg, Al-Amien 1. Meskipun banyak lembaga, tetapi kita tetap satu, santriwati Al-Amien Prenduan.” Ujar beliau ketika menjelaskan filosofi dari kata Bhinneka Tunggal Ika.

Acara yang berlangsung sekitar dua jam tersebut berjalan lancar . Pihak panitia yang bersangkutan segera bertindak cepat menangani masalah tersebut sehingga pada sesi pertunjukan para penonton tetap dapat menikmatinya dengan baik. Didukung dengan suasana dan dekorasi ruangan yang penuh warna, membuat acara pada malam rabu tersebut terkesan ceria dan energik. Informasi pemenang diumumkan setelah pembacaan hasil rekapitulasi lomba parade dan kontes Putri Bhinneka.


Konsulat Eks. Besuki berhasil mempertahankan Gelar Juara dan juga dominasi dalam Parade Konsulat

Untuk pemenang parade konsulat tahun 2018 adalah Konsulat Kares Basuki sebagai juara pertama, disusul Surabaya 1 sebagai juara kedua, dan Borneo diurutan ketiga. Sementara konsulat yang masuk kategori Runner Up adalah Sampang 3 dan Sumenep 3, merupakan awal yang baik untuk menjunjung tinggi nama baik selangkah demi selangkah. Dan pada tahun ini, Putri Bhinneka kembali diambil alih oleh KORDA Luar Jawa sebagai juara umum sementara juara favorit diraih oleh KORDA Kobar (Red, Konsulat Jakarta, Jabar 1, Jabar 2, Jateng).

Konsulat Eks. Besuki berhasil mempertahankan gelar juara sekaligus dominasi mereka dalam Parade Konsulat di Al-Amien Prenduan Putri. Konsulat Eks. Besuki menjadi konsulat tersukses dalam sejarah pelaksanan Parade Konsulat. Gelar juara yang mereka raih saat ini adalah gelar kelima berturut-turut sejak tahun 2014 dan merupakan gelar ketujuh sejak penggabungan antara Konsulat Jember-Banyuwangi (Berwangi) dan Situbondo-Bondowoso (Sibond) menjadi Eks. Besuki pada tahun 2011. Gelar tersebut belum termasuk gelar yang diraih Konsulat Berwangi yang juga pernah menjadi juara pada tahun 2005, 2006, 2008, dan 2010. (ar/avs)

Grafik Juara yang yang diraih Konsulat Eks. Besuki sepuluh tahun terakhir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.