The Glorious Night of English Tutup Rangkaian English Week 2026

Al-Amien Prenduan, TMI – Malam puncak English Week 2026 berlangsung meriah melalui gelaran The Glorious Night of English, Jumat (23/10). Acara tersebut sekaligus menutup seluruh rangkaian English Week yang telah berlangsung selama sepekan.

Baca Juga: Santri Baru TMI Ikuti Ujian Pertengahan Tahun Mulai Hari ini

Sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, perayaan malam puncak kali ini dilaksanakan di Gedung Puspagatra, menyesuaikan dengan tema yang diangkat pada English Week tahun ini.

“Karena English Week pada tahun ini bertemakan Star Wars, maka kami memilih penutupan di depan Puspagatra dan di bawah langsung gelapnya malam,” terang Ust. Fadhil Ahmad Roabbani selaku OC. English Week 2026.

Acara diawali dengan sambutan Ust. Dr. Encung Hariyadi, M.Fil.I., selaku Project Officer English Week tahun ini. Beliau menjelaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan English Week adalah untuk menyediakan sarana bagi santri untuk membekali diri dalam mengembangkan kemampuan Bahasa Inggris untuk menghadapi masa depan.

“Our boarding school has big blueprint to let and to teach the student to reach their future time, including you must master English, speaking, writing, and English Week is part of this big grand design of our program,” papar guru master Bahasa Inggris tersebut.

Dalam pelaksanaan English Week tahun, terdapat sembilan belas cabang perlombaan yang meliputi; Individual Compotition, Translate, Reading, Speech, Olympiad, Story Telling, Broad Casting, Singing, Debate, Rangking 1, Word Relay, Together Compotition, Drama, Examplary Studenst, Naughty Student, Greatest Responsibility, Wall Magazine (Mosque and Puspagatra), Language Demonstrasion.

Dari 19 cabang lomba tersebut, Gelatic Empire berhasil mengumpulkan poin terbanyak sehingga berhasil meraih gelar Juara Umum, sedangkan Rebel Alliance harus puas di posisi sebagai Juara Favorit.

Tidak berhenti disitu, kemeriahan The Glorious Night of English masih berlanjut dengan adanya penampilan peserta terbaik dari kategori lomba Speech, Broadcasting, Singing, dan Drama. Rangkaian Penampilan tersebut menjadi penutup acara sekaligus menandai berakhirnya seluruh rentetan English Week 2026.

Pada tahun ini, panitia menargetkan terciptanya lingkungan berbahasa Inggris yang efektif sebagai sarana pembelajaran selama pelaksanaan English Week.

Baca Juga: Malam Puncak Usbu’ul Lughah 2026, Mudir Ma’had Tekankan Bahasa Arab sebagai Mahkota Pondok

“Kami memperkecil kegiatan-kegiatan seremonial seperti lomba-lomba dan memberi porsi pada praktek berbahasa Ingris full time seperti conversation dan talk show,” sebagai mana yang disampaikan oleh Ust. Encung dalam sesi wawancara. (Adl)