Malam Puncak Usbu’ul Lughah 2026 M., Mudir Ma’had Tekankan Bahasa Arab sebagai Mahkota Pondok

Al-Amien Prenduan, TMI – Tuntas selama sepekan, Usbu’ul Lughah 2026 M. memasuki malam puncaknya di Auditorium TMI Putra, Jumat malam (09/10). Pada kesempatan tersebut, Ust. H. Dr. Moh. Hamzah Arsa, M.Pd., menyampaikan fatwa dan nasihat kepada seluruh santri.

Baca Juga: Amaliyah Tadries, Kesempatan Belajar dan Mengumpulkan Pengalaman

Dalam nasihatnya, Mudir Ma’had TMI Putra menegaskan bahwa Lailatul Arabiyah bukanlah akhir dari rangkaian Usbu’ul Lughah. Menurutnya, malam puncak tersebut justru menjadi langkah awal bagi santri untuk terus mencintai dan menghidupkan bahasa Arab.

“Malam bahasa ini, Lailatul Arabiyah, adalah langkah awal dari seribu langkah yang akan kita lakukan ke depan untuk mencintai bahasa Arab, untuk menjadikan bahasa Arab sebagai mahkota pondok kita,” ujarnya.

Senada dengan nasihat Mudir Ma’had, Ust. Moh. Khuza’i, S.Fil.I., sebagai ketua Markazul Lughah TMI Putra, menyampikan bahwa tujuan dari acara selama sepekan tersebut untuk meningkatkan keberanian mental santri dalam berbahasa.

“Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran santri akan pentingnya menguasai bahasa Arab, terutama keberanian berbicara dan membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya ketika diwawancara usai malam pucak Usbu’ul Lughah 2026 M.

Selain ungkapkan tujuan, Beliau juga berharap agar santri lebih termotivasi dan semangat untuk mempelajari bahasa Arab dan mengembangkannya lebih dalam.

“Kami berharap semangat berbahasa Arab tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi terus tumbuh menjadi kebiasaan sehari-hari. Kami juga berharap santri semakin termotivasi untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan berkarya melalui bahasa Arab,” jelasnya.

Baca Juga: TMI Al-Amien Prenduan Unjuk Prestasi di GBQN XI, Tiga Tim Debat Raih Gelar Juara

Usai penyampaian fatwa dan nasihat, rangkaian acara berlanjut dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang Usbu’ul Lughah 2026 M. Dalam ajang tersebut, Al-Baithar berhasil meraih predikat Juara Umum, sedangkan Ar-Rusydi dinobatkan sebagai Juara Favorit.

Malam puncak kemudian ditutup dengan penampilan peserta terbaik dari masing-masing kategori lomba, sekaligus menjadi penutup rangkaian Usbu’ul Lughah 2026 M yang telah berlangsung selama sepekan.