
Al-Amien Prenduan, TMI – Ma’had TMI Al-Amien Prenduan resmi memulai Ujian Pertengahan Tahun hari ini, Ahad (16/08). Dimulai dengan Ujian Syafahi (Lisan) upacara pembukaan serentak di ma’had putra dan putri.
Baca Juga: Maklumat Pelaksanaan Ujian Pertengahan Tahun
Di ma’had putra, upacara Pembukaan Ujian Pertengahan Tahun berlangsung di depan Gedung Puspagatra oleh Anggota Majelis Kiai, KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I..
Dalam tausiahnya, Beliau menyampaikan setidaknya ada dua kunci sukses untuk semua pekerjaan dan urusan, khususnya Ujian Syafahi (Lisan) kali ini, kunci tersebut adalah, i’dad (Persiapan) dan isti’dad (Kesiapan). Dalam penjelasan yang beliau sampaikan, jika memiliki dua hal tersebut, maka kita akan siap menghadapi segala pekerjaan dan perjalanan di masa yang akan mendatang.
Kemudian beliau menceritakan pengalaman pribadinya ketika mengikuti ujian di pondok ini, bahwasannya TMI benar-benar menjaga mutunya, bahkan sejak awal tahun diberdirikannya TMI Al-Amien Prenduan. Hal tersebut dibuktikan dengan lulusnya angkatan perdana sebanyak 11 orang, dengan jumlah awal sebanyak 46 orang.
“TMI pada tahun pertama sudah mengabil sikap yang tegas, bayangkan jika 50 persen santri pada saat itu naik ke kelas dua, dan 50 persen sisanya tidak naik. Jadi tidak main-main, TMI sejak awal sudah menjaga mutu prestasi dan keberhasilan. keberhasilan belajar anak itu di buktikan lewat ujian,” terang beliau.

Di waktu yang bersamaan, KH. Moh. Fikri Husein, MA. juga membuka Ujian Syafahi (Lisan) di Gedung Serbaguna (Geserna) TMI Putri Al-Amien Prenduan.
Dalam sambutannya, Beliau menyampaikan bahwa hakikat ilmu tidak berhenti pada aspek kognitif semata. Lebih dari itu, ilmu diharapkan mampu melahirkan hikmah yang meresap dan tertanam dalam hati.
“Ilmu itu bukan sekadar kognitif tetapi hikmah dari-Nya, benar-benar menghujam hati. Oleh karenanya, ujian ini mudah-mudahan mengantarkan kita semua agar ilmu tersebut benar-benar menghujam hati,” ungkap Beliau.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para santriwati bahwa ujian bukan sekadar proses untuk mengukur sejauh mana penguasaan materi, melainkan juga bagian dari proses menanamkan ilmu agar dapat dipahami, dihayati, dan diamalkan.


Baca Juga: Pesilat TMI Al-Amien Prenduan Raih Juara Umum Bupati Sumenep Cup 2026
Ujian Syafahi akan berlangsung hingga Kamis (20/08), dan dilanjutkan dengan Ujian Tahriri (Tulis) selama sepuluh hari, 24 Agustus – 03 September 2026 M. (Pa-Pi)
