KH. Ahmad Fauzi Tidjani Apresiasi Panggung Gembira Nihaie ke-51: Ini Nilai Pendidikan yang Luar Biasa

Al-Amien Prenduan, TMI – Pagelaran Panggung Gembira (PG) Lima Dasawarsatu Santri Kelas Akhir (Nihaie) angkatan ke-51 TMI Putra Al-Amien Prenduan, berjalan meriah tadi malam, Selasa (14/10). Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., mengapresiasi atas suksesnya acara yang dihelat di Football Stadium Al-Amien Prenduan itu.

Baca Juga: Panggung Gembira 650; Media Kreatifitas Santri Kelas Akhir TMI Al-Amien Prenduan

“Saya apresiasi atas semua yang berjuang dalam aspek pendidikan ini, ini panggung gembira tidak sekedar penampilan atau pertujuan, ini nilainnya pendidikan yang luar biasa, keseimbangan antara pendidikan ekstra dan intra,” ujar Kiai Ahmad.

Beliau juga menambahkan bahwa, dengan adanya Panggung Gembira ini kita dilatih untuk memimpin, bekerja sama, bekerja keras, dan bernegosiasi demi mencapai hasil yang luar biasa.

Pimpinan (Kiai Ahmad) didampingi Pengasuh TMI, KH. Dr. Ghozi Mubarok, MA., membuka secara simbolis acara Panggung Gembira, ditandai penancapan logo PG yang bertemakan “Membangun Peradaban Melalui Santri Produktif dan Islam Inovatif” tersebut.

Panggung Gembira Lima Dasawarsatu, merupakan PG kali keempat yang digelar di TMI Al-Amien Prenduan, sejak tercetusnya Panggung Gembira 648 pada tahun 2022.

PG tahun ini menyuguhkan tujuh macam penampilan, yang terdiri dari Reading Jokes, Perkusi, Tari Nusantara, Drama, Ambarawa Korps, Shadow Master, dan Silat. Sedikit berbeda dengan PG sebelum-sebelumnya, penampilan drama ditampilkan dalam tiga episode yang berbeda, namun tetap dengan tema yang sama.

Lagu “Kita Selamanya” Original Soundtrack Panggung Gembira Lima Dasawarsatu, menjadi penampilan pamungkas dari panggung spektakuler santri Nihaie tersebut.

Baca Juga: Memukau, Panggung Gembira Santri Niha’ie Usung Tema Budaya dan Pancajiwa

“Suksesnya acara ini tidak lepas dari kontribusi dan kerja sama dari semua pihak, termasuk santri Nihaie itu sendiri, panitia, mudir, para masyayikh, bahkan wali santri sekalipun, yang telah membantu dengan usaha dan doa,” ungkap Kiai Haitsam Maktum, Lc., selaku PO. Nihaie, saat menyampaikan sambutan. (Han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses