Al-Amien Prenduan, TMIMa’had TMI Al-Amien Prenduan resmi memulai pelaksanakan Ujian Pertengahan Tahun sejak hari ini, Senin (11/08). Diawali pelaksanaan Ujian Syafahi (lisan) yang akan berlangsung hingga Sabtu (16/08).

Baca Juga: Muhadharah Kubra, Warnai Penutupan Komdas dan Kompil TMI Al-Amien Prenduan

Ujian syafahi tahun ini sedikit berbeda, mengingat santri/wati baru yang masuk pada pendaftar gelombang kedua, masih menjalani kegiatan belajar mengajar sebagaimana biasanya, sebagaimana yang disampaikan Pengasuh TMI, pada Rapat Guru Lengkap (RGL) dua hari yang lalu.

“Ujian kita ini akan berlangsung dengan sedikit nuansa yang berbeda, dibandingkan dengan ujian kita di tahun-tahun sebelumnya. Ini baru pertama kali kita menyelenggarakan pendidikan dengan kalender yang berbeda antara santri-santri lama dan sebagian besar santri baru.”

KH. Dr. Ghozi Mubarok, MA., dalam upacara pembukaan yang digelar di depan Gedung Puspagatra TMI Putra, meminta kepada santri untuk melaksanakan tiga hal penting dalam menghadapai ujian. Pertama, konsentrasi serta fokus dalam menghadapi ujian, dengan meninggalkan hal-hal selain dari pelajaran.

Kedua, meminta kepada santri untuk bisa mengendalikan diri, dengan tidak dikendalikan oleh sesuatu, sifat-sifat, perasaan atau pikiran yang buruk. Dan yang ketiga, mengatur waktu dengan baik.

“Atur waktu dengan baik, waktu itu di manage dengan baik, termasuk ketika mengatur target pembelajaran. Salah satu faedah dari Ujian Syafahi ini diletakkan diawal, antum punya kesempatan untuk belajar dan menyiapkan diri juga menghadapi Ujian Tahriri,” pinta Kiai Ghozi.

Jelang mengakhiri nasehat yang disampaikan, Pengasuh sempat mengutip salah satu ayat dalam Al-Qur’an, surat An-Nisa ayat 103. Menurutnya, dari kandungan ayat tersebut seorang Muslim sudah dilatih untuk disiplin pada waktu.

“Muslim yang baik itu, adalah yang teratur waktunya, karena dia diajari oleh shalat,” terang Kiai Ghozi.

Baca Juga: TMI Putri Gelar Bincang Santai: Kupas Psikologi Remaja Bersama Usth. Asmaniyah

Diwaktu yang bersamaan, upacara pembukaan juga dilaksanakan di GESERNA TMI Putri. KH. Moh. Fikri Husein, MA., mewakili Pimpinan dan Pengasuh Al-Amien Prenduan KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., P.hd., yang berhalangan hadir.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, materi yang diujikan pada Ujian Syafahi terdiri dari terbatas pada empat materi, yaitu Bahasa Arab I, Bahasa Arab II, Al-Qur’an & Ibadah Amaliyah, serta Bahasa Inggris.

Materi Al-Qur’an & Ibadah Amaliyah hanya diperuntukkan kepada santri kelas I dan I Intesif saja, sebagai ganti karena tidak melakukan ujian materi Bahasa Arab 2 yang meliputi semua pelajaran gramatikal Arab. (Zn)