
Al-Amien Prenduan, TMI – Selang tiga hari dari pelaksanaan Ujian Syafahi, Ma’had TMI Al-Amien Prenduan kembali melaksanakan Ujian Tahriri (tulis) Pertengahan Tahun, dibuka secara resmi hari ini, Rabu (20/08).
Baca Juga: Buka Ujian Syafahi, Pengasuh TMI: Fokus, Kendali Diri, dan Manajemen Waktu
Upacara Pembukaan dilaksanakan serentak di Ma’had Putra dan Putri pada pukul 06.00 WIB. KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I berkesempatan hadir memberikan fatwa dan nasihatnya di depan gedung Puspagatra TMI Putra. Sedangkan Upacara Pembukaan di Gedung Serbaguna TMI Putri, dipimpin langsung oleh Pengasuh TMI, KH. Dr. Ghozi Mubarok, MA.

Terkhusus di Ma’had Putra, Kiai Khoiri kembali mengingatkan tentang hakikat ujian, menurut Kiai alumni perdana TMI itu, ujian tidak bisa lepas dari kehidupan manusia hingga akhir hayat, karena hidup adalah ujian.
“Kalau ada seseorang takut akan ujian, itu berarti menyimpang dari kehidupan itu sendiri. Maka anak-anak ku sekalian, dalam konteks ini, dimana kalian dalam menuntut ilmu, maka perlu ada evalusi, yang kita sebut Imtihan (ujian),” ujar Kiai Khoiri.
Beliau juga berharap para santri bisa menggunakan waktu sebaik mungkin, setidaknya bisa mengambil hikmah dari ujian syafahi yang sudah dilaksanakan sebelumnya, “Kalau kamu membiarkan apa yang ada itu, maka kamu statis. Kewajiban kalian sebagai Thalibul Ilmi, jangan sia-siakan waktu.”
Selain memberikan nasihat, Kiai Khoiri sekaligus memimpin pembacaan doa. Dilanjutkan pembacaan tata terbit ujian, oleh Ust. Maulana Visyaban Ishaq.


Baca Juga: Muhadharah Kubra, Warnai Penutupan Komdas dan Kompil TMI Al-Amien Prenduan
Dalam sepekan kedepan, santri/wati, para asatiz, hingga mudir, akan menjalani masa-masa ujian. Para Asatiz tidak hanya terlibat dalam pengawasan didalam ruang ujian, tetapi juga terlibat dalam waktu-waktu belajar santri. (Zn)
