Panggung Gembira 638 Hadirkan Semarak Indonesia Timur

Al-Amien Prenduan, TMI – Ahad malam (28/09), Panggung Gembira 638 hadir membawa semangat timur dalam sebuah perhelatan seni yang dipersembahkan oleh Santriwati Niha’ie Putri TMI Al-Amien Prenduan, angkatan ke-38.

Baca Juga: Panggung Gembira Al-Farasyahd Generation: Refleksikan Nilai Disiplin dan Kemandirian

Bertempat di Gedung Serbaguna (Geserna), Panggung Gembira 638 menyuguhkan pelbagai penampilan yang mengangkat seni dan budaya Indonesia Timur. Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ny. Hj. Dra. Anisah Fatimah Zarkasyi yang menyampaikan pesan dan apresiasi bagi para santriwati dalam pelaksanaan Panggung Gembira 638.

Dalam kesempatannya, Beliau menyampaikan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan di pondok merupakan bagian dari proses pendidikan yang akan menjadi bekal bagi para santriwati ketika terjun ke masyarakat. “Di sini itu pendidikan, semua yang ada di sini akan dibawa keluar,” tuturnya.

Mengusung tema “Indonesia Eastern: Celebration of Culture – One Stage, One Spirit, Infinite Stories”, para santriwati menyajikan beragam penampilan, mulai dari Demonstrasi Tilawah Al-Qur’an dan Sholawat, Kirana Kipas Buana, Wings Dance, Whisper from Papua, Spinning Plate, Dola Nara, Kepak Phoenix, Eastern Dawn Spear, Creative Team Performance, hingga Short Drama.

Selain sebagai hiburan, pagelaran ini juga menjadi wadah bagi santriwati Niha’ie untuk menampilkan kreativitas dan bakat yang telah dikembangkan selama menempuh pendidikan di TMI Putri Al-Amien Prenduan.

Hilma Brian, selaku Ketua Shof VI, mengungkapkan bahwa pemilihan tema Indonesia Timur didasari oleh keinginan untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda. “Lagi booming tentang Timur, unik. Jadi kami ingin menunjukkan sesuatu yang berbeda,” ungkap santriwati kelas VI MIPA A kelahiran Kota Padang tersebut.

Dalam proses persiapannya, berbagai tantangan juga harus dilalui oleh para santriwati. Hilma menuturkan, “Banyak perombakan, dari awal gladi banyak yang harus diubah,” imbuhnya.

Sementara itu, Habibah Agustin, santriwati kelas VI MIPA A asal Bangkalan, selaku Bendahara Shof VI, mengungkapkan rasa bangganya setelah seluruh rangkaian Panggung Gembira 638 terlaksana. Menurutnya, berbagai proses yang telah dilalui menjadi pengalaman yang berharga bagi seluruh pihak yang terlibat.

“Panggung Gembira ini menjadi pengalaman yang membanggakan bagi kami. Dari seluruh proses yang telah dilalui, semoga kita bisa mengambil hal-hal baik dan menjadikannya sebagai pembelajaran,” tuturnya.

Usth. Amrina Rosada, selaku Wakil OC. Panitia Pelaksana Program Nihaie (P3N) turut menyampaikan kesan dan pesannya. Menurutnya, Panggung Gembira menjadi momen yang penuh kebersamaan, kebahagiaan, dan kenangan indah bagi seluruh pihak yang terlibat.

“Semoga kebersamaan dan semangat yang kita rasakan malam ini tetap terjaga, meskipun panggung telah usai. Jadikan malam ini sebagai kenangan yang akan selalu kita rindukan,” pesannya.

Baca Juga: Timbang Terima ISTAMA 2026, Estafet Kepemimpinan Santriwati TMI Al-Amien Prenduan Berlanjut

Rangkaian Panggung Gembira 638 kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu angkatan secara bersama-sama. Momen tersebut menjadi penutup yang mempererat kebersamaan sekaligus meninggalkan kenangan bagi seluruh santriwati Niha’ie Angkatan 38. (Nfs)