
Al-Amien Prenduan, TMI – Ma’had TMI Al-Amien Prenduan terus meningkatkan kualitas pengajaran al-Qur’an, melalui program sertifikasi guru Metode Ummi, yang dilaksanakan pagi ini, Senin (20/04) di Meeting Hall TMI Putra. Program yang diinisiasi oleh Markaz Dirosat al-Qur’an (MDQ) tersebut, berkerjasama dengan Ummi Foundation Sumenep.
Baca Juga: Perdalam Wawasan Kepemimpinan, TMI Adakan Diklat Kepemimpinan Kelompok Santri
Total ada 46 guru yang terdiri dari Asatiz, Santri kelas V, dan Santri Nihaie, yang akan mengikuti proses pengambilan sertifikasi, yang akan berlangsung selama sepekan kedepan.
Sebelum sampai pada tahapan sertifikasi, guru-guru lebih dahulu melewati proses seleksi yang dilakukan oleh guru-guru senior. Penjaringan meliputi Guru Pengabdian, hingga santri kelas V, dan kelas VI TMI Al-Amien Prenduan.


“Proses sertifikasi kita adakan setelah mereka benar-benar lulus Tahsin dulu, kedepannya kita akan proyeksikan para pemegang sertifikat ini, untuk proses pembelajaran al-Qur’an di pondok kita,” ungkap Ust. H. Fahmi Fattah, S.Sos.I.
Baca Juga: Tekankan Nilai Pengenalan dan Orientasi, TMI Gelar Kuliah Umum Kepondokan
Sebagai penanggung jawab Markaz Dirosat al-Qur’an (MDQ), Ust. Fahmi menyatakan bahwa pemangku dan pemegang sertifikat Ummi akan diminta untuk berbagi ilmu yang sudah didapatkan dan tidak menyia-nyiakannya. “Tidak ada lagi yang menyia-nyiakan kesempatan ini, dan mereka sudah mendapatkan itu,” pungkasnya. (Pa)
