Perdalam Wawasan Kepemimpinan, TMI Adakan Diklat Kepemimpinan Kelompok Santri

Al-Amien Prenduan, TMI – Rabu (17/04), dalam upaya meningkatkan wawasan kepemimpinan, santri dan santriwati yang terdiri dari ketua kelompok wajib dan kelompok minat di lingkungan TMI Al-Amien Prenduan, mengikuti Diklat Kepemimpinan Kelompok Santri (KKS) pagi ini. Diklat yang digelar setiap semester tersebut dilaksanakan serentak di Ma’had TMI Putra dan Putri.

Baca Juga: Sharing Session Bersama Trans7, TMI Media Center Perkuat Kualitas Produksi Konten Digital

Dalam struktur pembinaan santri, kelompok wajib di TMI meliputi kelas, kamar, konsulat, dapur, muhadharah, dinatrian (putri), serta regu atau sangga (putra). Adapun kelompok minat diklasifikasikan ke dalam empat bidang: keilmuan dan bahasa, kesenian dan keterampilan, olahraga dan bela diri, serta kesehatan.

Dalam sambutan yang disampaikan pada pembukaan Diklat KKS yang berlangsung di Auditorium TMI Putra, Ust. H. Dr. Moh. Hamzah Arsa, M.Pd., mengajak para santri untuk meyakini bahwa kepemimpinan merupakan sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Kalian disini dipilih, ditunjuk oleh kawan-kawan kalian, diberi amanah untuk memimpin, mengendalikan proses-proses kepemimpinan di setiap kelompok santri yang ada di TMI ini,” ujarnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa salah satu tujuan diadakannya KKS ini adalah untuk membentuk kekuatan kelompok. Kekuatan kelompok ini akan tercipta ketika semua pengurus organisasi saling bekerja sama dan bersinergi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut.

Disampaikan sedikit berbeda, Ust. H. A. Tijani Syadzili, Lc., selaku Mudir Ma’had TMI Putri berharap agar para santriwati bisa memiliki dan memahami empat sifat Rasul. Bukan hanya paham tetapi bisa menguasai dan menerapkannya ketika menjadi seorang pemimpin.

“Pemimpin itu, ketika memberikan perintah harus tegas. Tegas apanya?, tegas perintahnya, tegas kata-katanya, tegas gerakannya. Tegas bukan berarti keras, tegas bukan berarti harus bentak-bentak. Kita ketika jadi pemimpin tidak boleh bentak-bentak,” pesannya.

Baca Juga: Tekankan Nilai Pengenalan dan Orientasi, TMI Gelar Kuliah Umum Kepondokan

Diklat ini diharapkan menjadi tambahan wawasan keilmuan dalam bidang kepemimpinan bagi seluruh peserta. Secara khusus, kegiatan ini memberikan pembekalan dasar dan sarana latihan bagi ketua dan wakil kelompok santri dan santriwati. (Han/Thvrlla)