
Al-Amien Prenduan, TMI – Setelah dilaksanakan sepuluh hari lamanya, Malam Apresiasi Literasi menjadi penutup dari rentetan agenda TMI Menulis tahun ini, Senin malam (22/12). Penutupan, apresiasi, sekaligus launching buku tersebut, bertempat di Gedung PUSPAGATRA TMI Putra.
Baca Juga: Buka Ujian EBTA Tahriri, Kiai Ghozi: Syukur dan Sabar adalah Muara Iman
Dimulai pukul 20.15 WIB, acara diawali dengan penutupan resmi oleh oleh Mudir Ma’had TMI Putra, Ust. H. Abd. Qadir Jailani, M.Pd.I., “Berakhirnya TMI Menulis ini, kita jadikan sebagai tonggak awal atau batu loncatan pertama agar kita terus berkarya dengan menulis,” ucap Ust. Qadir.
Lebih lanjut, mudir ma’had menyampaikan bahwa TMI Menulis merupakan ikhtiar peradaban bagi TMI itu sendiri. Menulis adalah bukti bahwa ilmu itu tidak hanya dipelajari dan dibaca, tetapi ilmu itu harus diabadikan dan diwariskan untuk generasi yang akan datang.

Sebagai penutup, beliau juga menegaskan tentang pengeruh sebuah karya dan tulisan. “Kalau kalian ingin dikenang sepanjang masa sampai hari kiamat, berkaryalah, menulislah, sehingga generasi-generasi setelah kalian tau keilmuan kalian semuanya. Tetapi orang yang tidak memiliki karya tulis sedikitpun, ia ketika meninggal tidak ada warisan yang diwarisi, tidak ada kenangan yang bisa diabadikan.”
Setelah fatwa penutup dari mudir ma’had, acara dilanjutkan dengan launching buku yang dipimpin oleh PO. TMI Menulis 2025, Ust. H. Dr. Moh. Hamzah Arsa, M.Pd., dan diikuti oleh tamu undangan yang lain.
Berikut tujuh judul buku yang berhasil di-launching: Kumpulan cerpen berjudul Si Permata Padang Pasir (Shof I Intensif), Antologi puisi berjudul Serat Prataya Rasa (Shof I Reguler), Kumpulan cerpen berjudul Jembatan Dua Arah (Shof III Reguler), Kumpulan artikel berjudul Fragmen di Negri yang Sama (Shof IV), Antologi puisi berjudul Dimana Laut Menjadi Mimpi (Shof II), Himpunan artikel berjudul Bunyi dan Warna Indonesia (Shof III Intensif), Antologi puisi berjudul Kami Masih Bernama Manusia (Shof V).
Beberapa penampilan santri, seperti Grand Closing TMI Menulis, Musikalisasi Puisi, Pagelaran Teater santri turut meriahkan malam penutupan yang dihadiri seluruh Santri, Asatiz, hingga para Mudir TMI itu.



Baca Juga: Sampaikan Tiga Kunci Fasih Berbahasa Arab, Mudir ‘Aam Tutup Acara Usbu’ Al-Lughah
Riuh tepuk tangan semakin menggema ketika masuk ke sesi pemberian hadiah. Dimulai dengan pembacaan para juara individu dan kelompok yang berjumlah 21 perlombaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan juara umum dan favorit. Sesuai dengan poin kemenangan yang diperoleh oleh setiap buletin, buletin Senja keluar sebagai juara umum, dan buletin Restart keluar sebagai juara favorit. (Han)
