Al-Amien Prenduan, TMI – Santri/wati Kelas Akhir (Nihaie) TMI Al-Amien Prenduan, serentak mengikuti Upacara Pembukaan Ujian Evaluasi Tahap Akhir (EBTA) pagi ini, Senin (29/11).

Baca Juga: Resmi Dimulai, Ujian EBTA Nihaie Diikuti 480 Peserta

EBTA tahun ini diikuti oleh 454 santri, dengan rincian; 230 putra, dan 224 putri. Sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, ujian EBTA kali ini diawali dengan Ujian Syafahi (Lisan) yang dimulai hari ini (29/11), sampai Senin (01/12). Kemudian, satu minggu setelahnya, dilanjutkan dengan Ujian Tahriri (Tulis) selama 23 hari. Dimulai pada hari Senin (08/12) hingga Rabu (31/12).

KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I., dalam nasihatnya saat memberikan sambutan di Ma’had TMI Putra, mengingatkan kepada para santri Nihaie, bahwasannya ujian bukan hanya mewajibkan kita untuk belajar secara dzahir, tetapi juga secara batin kita harus lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sedangkan di Ma’had Putri, Pengasuh TMI KH. Dr. Ghozi Mubarok, MA., mengingatkan agar para peserta EBTA memiliki rasa syukur dan sabar dalam menghadapi ujian. Serta berharap agar para santriwati Nihaie mampu mengahadapi ujian yang sebenarnya di luar pondok nanti.

Beliau juga turut berpesan kepada mereka, bahwa dalam sebuah ujian, bukan seberapa besar cobaan yang dilalui, tetapi seberapa besar rasa sabarnya.

Baca Juga: KH. Ahmad Fauzi Tidjani Apresiasi Panggung Gembira Nihaie ke-51: Ini Nilai Pendidikan yang Luar Biasa

“Hasil itu penting, nilai itu penting. Tetapi prosesnya, cara kalian menghadapi ujian, kemauan kalian untuk mengerahkan segala daya dan upaya menghadapi ujian ini, itu jauh lebih penting di sisi Allah dibandingkan hasilnya,” ujar putra sulung Alm. KH. Muhamamd Idris Jauhari tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses