
Al-Amien Prenduan, TMI – Santri/wati Baru Ma’had TMI Al-Amien Prenduan gelombang II dan III Tahun Ajaran 1446/1447 H. (2025/2026 M.) mulai mengikuti Ujian Tahriri (tulis) Pertengahan Tahun hari ini, Ahad (14/09).
Baca Juga: Pengasuh TMI Beri Arahan Ujian: Tekankan Proses Belajar, Bukan Sekadar Nilai
Dimulainya ujian ditandai dengan upacara pembukaan di ma’had masing-masing. Pengasuh TMI, KH. Dr. Ghozi Mubarok, MA., membuka upacara tersebut pada pukul 06.05 WIB di depan Gedung PUSPAGATRA. Sedangkan di Ma’had TMI Putri, dibuka oleh Mudir ‘Aam TMI, KH. Suyono Khatthab, M.Pd.I.
Kiai Ghozi dalam fatwa dan nasihatnya, mengajak para santri untuk serius dalam mengikuti ujian, mengingatkan ujian di TMI merupakan bagian dari proses penting untuk mengukur hasil belajar santri.
Namun, Kiai kelahiran 1980 itu kembali menegaskan bahwa proses jauh lebih penting daripada hasil. “Bahkan proses itu kadang-kadang lebih penting dibandingkan dengan hasil, kenapa demikian? karena pertama, Allah itu bukan menilai hasil, tetapi menilai prosesnya, menilai usahnya,” ungkap Kiai Ghozi.


Sedangkan yang kedua menurut Kiai Ghozi, jerih payah dan kesungguhan dalam belajar lebih menjamin kesuksesan jangka panjang di masa depan, “bukan semata-mata nilainya,” pungkasnya.
Senada dengan nasihat Mudir ‘Aam di depan Gedung PUSPAGATRI, Beliau mengajak santriwati untuk bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Beliau menekankan pentingnya berlomba-lomba dalam meraih prestasi, bukan hanya untuk kebanggaan pribadi, tetapi juga demi mengangkat nama baik pesantren dan memberikan manfaat yang luas.

Baca Juga: Pertama Kalinya, Santri TMI Putri Al-Amien Prenduan Ikuti Jambore Dunia
Ujian tulis yang akan berlangsung hingga Senin (22/09) ini diikuti oleh 589 santri/wati. Selanjutnya mereka akan mengikuti ujian syafahi (lisan) selama empat hari, pada 25-29 September 2025. (Zn)
