Al-Amien Prenduan, TMI – Sebanyak 306 santriwati baru TMI Al-Amien Prenduan, hari ini resmi memulai rangkaian Ujian Syafahi (lisan) perdana mereka di pondok. Pembukaan berlangsung khidmat di depan PUSPAGATRI TMI Putri, Kamis (25/09), dan dipimpin langsung oleh Mudir Ma’had TMI Putri, Ust. H. A. Tijani Syadzili, Lc.

Baca Juga: Penutupan PKM TMI: 241 Santri Lulus, 15 Teraktif, 1 Peserta Teladan

Dalam tausiah pembukaannya, Ust. Tijani memberikan pesan mendalam tentang arti kesungguhan dalam belajar. Beliau menegaskan bahwa jika ada kemauan, pasti ada jalan. Tidak ada tujuan yang mustahil dicapai selama santriwati memiliki tekad kuat dan terus berusaha dengan sungguh-sungguh.

“Selain bersungguh-sungguh dalam belajar, kalian juga perlu memahami tentang cara belajar yang baik, kalian juga harus pandai mencari teman untuk saling tanya jawab. Dan setelah semua usaha dilakukan, serahkan semuanya kepada Allah,” tutur beliau.

Sebagaimana di Ma’had Putri, upacara pembukaan juga dilaksanakan di Ma’had TMI Putra. Ust. H. Abd. Qodir Jailani, M.Pd.I., selaku Mudir Ma’had memimpin langsung upacara tersebut di depan gedung PUSPAGATRA.

Senada dengan apa yang disampaikan Mudir Ma’had Putri, Ust. Qodir juga sangat berharap santri bisa bersungguh-sungguh dengan mengamalkan prinsip “Ujian untuk belajar, bukan belajar untuk ujian.”

Ujian lisan yang akan berlangsung selama empat hari ini mencakup tiga materi utama: Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Al-Qur’an. Ketiga bidang tersebut menjadi fondasi penting pembelajaran di TMI sekaligus tolak ukur kesiapan akademik santri baru.

Baca Juga: Setelah GMBC Nasional, TMI Al-Amien Kembali Borong Juara Umum di Smada Muslim Competition 2K25

Sebagai Ujian Lisan pertama sejak mereka resmi menjadi bagian keluarga besar TMI, momen ini diharapkan menjadi pengalaman berharga dan titik awal yang membentuk kedisiplinan, keuletan, dan semangat juang santriwati dalam meniti perjalanan panjang keilmuan di TMI Al-Amien Prenduan. (Nun)