
Al-Amien Prenduan, TMI – Ma’had TMI Al-Amien Prenduan kembali mewisuda 454 santri/wati angkatan ke-51 Putra dan ke-37 Putri (V’RGANIEZM & LEZEVEALS), tahun ajaran 1446/1447 H. (2025/2026 M.) Ahad, (08/02). Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna TMI Putri itu, dihadiri oleh seluruh wali santri wisudawan/wati, jajaran majelis kiai, guru-guru, serta tokoh masyarakat.
Baca Juga: Mudir ‘Aam Dampingi Langsung Kunjungan RTT Santri TMI Putra ke UNIDA
“Wisuda ini adalah momen kesyukuran, semuanya dari awal sampai akhir adalah momentum kesyukuran. Kita bersyukur kepada Allah SWT atas dianugerahkannya nikmat karunia yang luar biasa besar kepada kita semua, kepada pondok kita secara umum, kepada anak kita, dan kepada walinya masing-masing,” sambutan KH. Dr. Ghozi Mubarok, MA., dalam mengawali penyampaian laporan Yudisium dan Wisuda.
Menurut Pengasuh TMI, banyak hal yang patut disyukuri, salah satunya adalah pencapaian TMI yang berhasil meraih predikat Mumtaz (A/Unggul), dalam Asesmen Pesantren Tahun 2025. “Pengakuan seperti itu bukan tujuan kami, tujuan TMI adalah mencapai tujuan, misi, yang telah dicanangkan oleh para Muassis terdahulu,”tegas Kiai Ghozi.

Dari beberapa laporan yang disampaikan Pengasuh TMI, di kategori kelulusan wisudawan, lulus positif mencapai persentase 83,91 % dari jumlah 193, dan 93,08% dari jumlah 210 wisudawati. Sedangkan dalam kategori lulus bersyarat, ada 37 wisudawan dengan persentase 16,09%, dan 14 wisudawati dengan persentase 8,07%. Sedangkan di kategori tidak lulus, tidak ada.
Di bidang hafalan al-Qur’an, tercatat 96 santri penghafal al-Qur’an, dengan capaian hafalan beragam hingga 30 juz. Sedangkan dalam segi prestasi, Pengasuh menyampaikan, wisudawan/wati tahun ini menorehkan 65 prestasi di berbagai level, mulai dari internasional, nasional, hingga regional, dengan rincian 55 putra dan 10 putri. “Dalam prestasi non akademik ini memang putra lebih unggul,” ucap Kiai Ghozi, disambut tepuk tangan para hadirin.
Tradisi yang dilakukan setiap kali wisuda di TMI adalah menerbitkan buku, tahun ini ada 287 buku, dengan rincian 250 putra dan 37 putri. “Setiap kali berlangsung wisuda selalu ada puluhan bahkan ratusan karya tulis yang dihasilkan anak-anak kita, sebagai penanda mereka lulus di TMI,” pesan Pengasuh penuh bangga.
Beliau berharap, tradisi tersebut menjadi awal yang baik untuk mereka menjadi penulis-penulis yang hebat dan cemerlang, serta menginpirasi di masa-masa yang akan datang.



Disusul setelah laporan, K. Moh. Haistam Maktum, Lc., secara simbolis karya-karya tulis tersebut diserahkan langsung ke Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., sekaligus kenang-kenangan berupa lukisan kaligrafi karya wisudawan.
Pesan Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Al-Amien Prenduan
KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., dalam sesi penyampaian fatwa dan nasihat, mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.
“Akankan kita masuk orang bersyukur atau orang yang syukur? betapa dahsyatnya orang yang tidak bersyukur, bahkan saking dahsyatnya peringatan Allah SWT, orang yang tidak bersyukur langsung dicap calon ahli neraka (orang kafir),” tegas Pimpinan.

Baca Juga: Kedua Kalinya, Santri Kelas Akhir TMI Laksanakan RTT ke UIN Surakarta
“Saya tidak bangga anak kita punya jabatan tinggi, kekayaan apapun, saya tidak bangga. Kami bangga anak-anak ku ini wahai bapak-ibu, mau berjuang, mau berjihad, mau berdedikasi diri, mau berubah, mau belajar, buang hal-hal yang tidak baik, meskipun itu kecil.” (Zn)
