Ujian Muroja’ah Ammah di Ma’had TMI (Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah) telah dibuka. Di Putra, kegiatan ini secara resmi oleh KH. Dr. Ghozi Mubarok Idris, sedangkan di Putri dibuka secara resmi oleh KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I.

Kegiatan ini merupakan kegiatan pertama sejak wafatnya Pengasuh Ma’had TMI, KH. Moh. Zainullah Rois dan juga kegiatan pertama di awal tahun 2021. Maka, dalam fatwa dan nasehat yang disampaikan oleh KH. Dr. Ghozi Mubarok, beliau mengajak kembali santri untuk mendoakan almarhum. Beliau berharap agar para Santri juga terus meneladani dan mengenang jasa almarhum.

Pesan dan Nasehat Majlis Kyai menjelang Murojaah Ammah

“Selama masa kepemimpinan beliau (KH. M. Zainullah Rois) banyak sekali melakukan perubahan yang besar dalam bidang sarana dalam bidang pembangunan… kelas-kelas diperbaiki, sarana-sarana disempurnakan. Tujuannya tentu saja bukan sekedar bermewah-mewahan atau bermegah-megahan. Salah satu tujuan yang paling penting adalah agar kalian para santri bisa belajar dengan baik, bisa belajar dengan nyaman, tidak terganggu oleh kurangnya sarana fisik dan sebagainya. Maka, salah satu cara untuk menjaga agar sedekah beliau terus menjadi jariyah adalah dengan belajar bersungguh-sungguh, menjadikan semua hal yang telah beliau bangun menjadi pendorong bagi kalian untuk belajar dan hidup dengan cara yang baik di Pondok ini.” ujar beliau.

Tentang ujian, beliau berpesan kepada para Santri agar menjadikan ujian ini sebagai wasilah memperoleh ilmu yang barokah dengan bersungguh-sungguh dalam belajar dan ujian sebagai tanda bakti dan cinta kepada para guru, khususnya para almarhumin. “Mari kita jadikan ujian kita ini sebagai momentum untuk menghidupkan rasa cinta kita, untuk membuktikan bakti kita kepada guru-guru, terutama mereka yang telah meninggalkan kita. Caranya dengan belajar bersungguh-sungguh, berdo’a bersungguh-sungguh, menyiapkan diri dengan cara yang paling baik, memfokuskan pikiran dan perhatian kalian pada ujian dan pelajaran. Dengan berbakti, mencintai, dan menghormati guru-guru kita itulah kita akan memperoleh barokah dari ilmu yang kita pelajari.” tegas beliau.

Adapun dalam pembukaan Murojaah Ammah di Putri, KH. Khoiri Husni berpesan tentang kunci sukses dalam ujian, baik ujian selama masa pendidikan maupun ujian kehidupan “Kunci sukses di dalam keidupan ada 3, yaitu bertaubat kepada Allah, Sholawat kepada Rasul SAW. dan selalu berdzikir kepada Allah. karena jika kita selalu mengingat Allah, maka hati kita akan tentram dan semua urusan insyaAllah dimudahkan.”

Berbeda dengan ujian akhir semester, Murojaah Ammah hanya terdiri dari Ujian Tulis. Kegiatan ini berlangsung selama 10 hari, mulai hari Rabu, 06 Januari 2021 hingga hari Ahad, 17 Januari 2021.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.