“Anak-anakku calon pengurus organisasi, jangan pernah lupakan jasa-jasa para almarhumin dalam setiap langkah kinerja kalian. Niatkan semuanya karena Allah, lalu ber-tawashshul-lah kepada beliau-beliau (al-marhumin) itu dengan surat Al-Fatihah, dengan harapan agar segala bentuk amal kita mendapat nilai barokah di sisi Allah. Amiin allahumma aamiin.

Kh. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA, Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesanren Al-Amien Prenduan

TMI – Tepat malam senin (01/12), suasana haru-biru memenuhi antero Auditorium TMI Putra, seluruh santri menggelorakan sorak-sorai unjuk semangat menyambut kepengurusan baru Organisasi Santri (Organtri, Red) ISMI Masa Khidmah: 1441-1442 H. Diiringi sholawat pengantar andalan bertajuk “Shalawat Qur’aniyah” satu per satu formatur memasuki Auditorium TMI Putra, penuh semangat dan percaya diri, siap untuk mengikrar janji dan bai’at atas kepengurusan Organtri ISMI di hadapan seluruh Mudir TMI Putra beserta asatidz, yang turut menghadiri pula Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA., dan Pengasuh Ma’had TMI, KH. Moh. Zainullah Rois, Lc.

Bai’at yang dipimpin langsung oleh calon ketua Organtri ISMI, Ach. Roihan Ghilmanie, santri kelas V (lima) Dirasat Islamiyah wal Arabiyah (DIA, Red) A asal Pasuruan, berlangsung singkat, diikuti penuh khidmat dan antusias oleh seluruh jajaran formatur.

“Anak-anakku tercinta sekalian, malam ini kita telah menyaksikan secara seksama, bagimana semangatnya, bagaimana antusiasnya para calon pengurus dalam mengikrarkan janji kepengurusan mereka. Saya kasih hukum, haram, kalian melupakan sejarah ini. Silahkan catat.” sambut Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan dalam fatwa nasihat yang disampaikannya, tepat setelah pembacaan teks bai’at penerimaan amanah kepengurusan dibacakan.

“Dan bagi calon pengurus, silahkan pegang janji ini. Bai’at ini dengan sebaik mungkin. Kerjakan segala bentuk amanah, tentu sesuai ajaran Al-Qur’an. Barangsiapa melanggar, tentu balasan pedih yang menantinya. Sedangkan yang melakukannya dengan baik, fa sayu’tiihi ajron azhiimaa. Akan mendapatkan balasan yang baik.” lanjut beliau memaparkan fatwa-fatawanya.

Dalam acara yang dimulai sejak pukul 19.30 s/d 21.30 itu, beliau juga menyampaikan beberapa harapan kepada calon pengurus baru, diantaranya ialah agar menjadi pengurus yang ikhlas dalam menjalankan segala bentuk tugas organisasi, menjadi teladan yang baik bagi seluruh santri, dengan tetap menjadikan aqidah dan keimanan sebagai motivasi utamanya.

“Anak-anakku calon pengurus organisasi, jangan pernah lupakan jasa-jasa para almarhumin dalam setiap langkah kinerja kalian. Niatkan semuanya karena Allah, lalu ber-tawashshul-lah kepada beliau-beliau (al-marhumin) itu dengan surat Al-Fatihah, dengan harapan agar segala bentuk amal kita mendapat nilai barokah di sisi Allah. Amiin allahumma aamiin.” tutur beliau di akhir kalam fatwa nasihatnya, dalam acara yang juga bagian dari rentetan Musyawarah Tahunan 2019 (MUSTA, Red).

Acara tahunan yang dikomando langsung oleh jajaran anggota Majelis Permusyawaratan Organtri (MPO, Red) itu, dalam rentetannya akan berlanjut hingga esok hari (Senin, 02/12), yakni dilanjutkan acara timbang terima kepengurusan organtri lama dengan kepengurusan baru yang sekaligus akan dilaksanakan pula acara penutupan MUSTA 2019.

In sya Allah besok pagi akan dilangsungkan sekaligus penutupan acara MUSTA 2019 ini,” ungkap As’ad, selaku salah satu komando dari acara yang sudah berjalan selama kurang lebih satu pekan itu. (Az)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.